Hukum OHM

Suatu teori yang menunjukkan hubungan antara tegangan listrik, arus dan tahanan konduktor yang ditemukan oleh George Simon Ohm (seorang fisikawan asal Jerman pada tahun 1827) dapat dirumuskan sebagai berikut.

tahanan-arus-tegangan-rumus

 

dimana :
V = Tegangan Listrik (Volt)
I  = Arus (Ampere)
R = Resistansi/tahanan (Ohm)

Contoh :
Berapa arus yang mengalir pada suatu sirkuit dengan nilai resistansi 200 Ω dan tegangan 12 Volt ?
diketahui :
R = 200 Ω
V = 12 Volt
maka :
V = I x R   ->  I = V/R
I = 12 / 200 =  0,06 Ampere

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s